JOINT COST dan BY PRODUCT
A. Konsep Dasar Join Product dan By- Product
- Join Product (Produk Gabungan)
- Join Product nilainya relatif lebih besar
- Proses produksinya simultan (bersama-sama)
- Join Product terpecah menjadi 2 atau lebih produk pada titik tertentu yang disebut sebagai split-off point (titik pisah batas)
- By-Product (Produk Sampingan)
Contoh :
- Penggilingan padi, main product : beras, sedangkan by-product : dedak/ kulit padi
- Industri kayu, main product : balok kayu, by-product : serbuk kayu
Intisari Join Product dan By- Product
B. Join Cost dan Metode Alokasi
- Join Process
- Join Cost (Biaya gabungan)
- Metode Alokasi Join Cost
► Dijual saat split-off point : % Gross profit sama
► Tidak dijual saat split-off point yang artinya butuh proses lanjutan : % Gross profit berbeda. Bisa jadi persentase Gross profit sama tapi biasanya ada modifikasi.
b) Average Unit ( Biaya rata-rata per unit)
Membagi total join cost dengan total jumlah unit yang diproduksi.
c) Weighted Average (Rata-rata tertimbang)
Ditentukan oleh faktor pembobotan, didasarkan pada atribut-atribut seperti ukuran unit, tingkat kesulitan, waktu yang diperlukan untuk memproduksi unit tersebut, perbedaan dalam jenis tenaga kerja yang digunakan, dan perbedaan dalam jumlah bahan baku yang digunakan.
d) Quantitave ( Unit Kuantitatif)
Mengalokasikan join cost berdasarkan satuan pengukuran yang sama, misal : pon, galon, ton, kilogram, meter persegi, dll
C. Metode Alokasi By-Product
Terdapat dua pandangan untuk memperlakukan by-product, yaitu :
1. By-product tidak dapat alokasian joint cost karena nilai dari by-product relatif lebih kecil dari joint product
Metode yang digunakan terdiri dari :
■ Gross Method
Pada metode ini revenue dari sales tanpa dikurangi expenses dan separable cost langsung dicatat/di-treat dengan salah satu dari empat alternatif yang tersedia. Alternatif terdiri dari:
By product revenue as other income
By Product revenue as additional sales revenue
By product revenue as deduction of COGS
By product revenue deducted from production cost
■ Net Method
Revenue dari sales dikurangi marketing expense, administrative expense, separable cost (jika ada) kemudian dicatat/di-treat dengan salah satu dari empat alternatif yang tersedia seperti yang telah dijabarkan sebelumnya yaitu :
By product revenue as other income
By Product revenue as additional sales revenue
By product revenue as deduction of COGS
By product revenue deducted from production cost.
2. By-Product harus mendapatkan alokasian Joint Cost
Karena secara faktual pemrosesan dari awal sampai Split-off Point ada pemrosesan by-product juga di dalamnya sehingga by-product juga harus mendapat alokasian joint cost.
Metode yang digunakan ada 2 :
► Replacement (Biaya Penggantian)
Biasanya digunakan oleh perusahaan yang produk sampingannya digunakan oleh perusahaan itu sendiri.
► Market Value / Reversal
Metode ini mengurangi biaya produksi dari main product bukan dengan pendapatan aktual yang diterima, melainkan dengan estimasi nilai produk sampingan pada saat dijual








Komentar
Posting Komentar